Jakarta (Kemenag) – Kementerian Agama terus memperkuat kualitas sumber daya manusia bidang pengamanan untuk meningkatkan layanan. Sebanyak 120 satuan pengamanan (satpam) mendapat penguatan kompetensi melalui Refresh Penyegaran Binsik dan Materi SDM Satpam.
Kegiatan yang diikuti personel satpam yang bertugas di area Lapangan Banteng, Thamrin, dan Rumah Dinas ini berlangsung di Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Kepala Biro Umum Kementerian Agama, Aceng Abdul Azis, mengapresiasi seluruh tim sekuriti. Ia menegaskan bahwa satpam tidak hanya berperan menjaga keamanan fisik gedung, tetapi juga menjaga kewibawaan dan marwah institusi.
“Satpam adalah wajah terdepan Kementerian Agama. Karena itu, disiplin, integritas, profesionalitas, serta sikap humanis dalam pelayanan harus menjadi nilai yang melekat dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.
Hadir sebagai narasumber AKBP Jajang Hasan Basri mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi, profesionalitas, serta kesiapsiagaan satpam dalam menjalankan tugas pengamanan di lingkungan Kementerian Agama. Jajang Hasan Basri menekankan pentingnya penguasaan Turjawali—pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli–sebagai pendekatan pengamanan yang bersifat preventif dan persuasif.
“Peningkatan kualitas dan intensitas patroli harus terus dilakukan sebagai langkah strategis dalam mencegah potensi gangguan keamanan,” pesannya.
Narasumber yang lain, Bagus Sarwono, menyoroti urgensi disiplin dan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP). Menurutnya, satpam merupakan garda terdepan dalam pelayanan kepada pegawai dan tamu, sehingga harus tampil profesional, sigap, dan beretika. Ia juga membekali peserta dengan strategi penanganan unjuk rasa secara humanis dan persuasif agar situasi tetap kondusif.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama berharap terbangun kesiapsiagaan, kekompakan, dan rasa bangga di kalangan satpam sebagai penjaga keamanan sekaligus kehormatan institusi negara.
Sumber : Menag RI




