Para Akademisi UIN Palu isi mimbar Idul Fitri di berbagai daerah

Palu, 20/3 (UIN-Palu) – Para akademisi dan intelektual muslim moderat dari Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, mengisi mimbar menjadi Khatib Idul Fitri di berbagai wilayah dan daerah.

Kehadiran para akademisi UIN Datokarama di tengah masyarakat pada Idul Fitri 1447 Hijriah, menjadi bukti nyata bahwa kampus tidak lagi menjadi “menara gading”. Mereka membawa pesan-pesan segar yang menghubungkan teks-teks suci dengan realitas sosial terkini.

Kehadiran tokoh dari UIN Datokarama diharapkan mampu memberikan pesan Idul Fitri yang tidak hanya menyentuh sisi spiritual, tetapi juga kontekstual dengan pembangunan sosial dan pengabdian masyarakat.

Data yang diperoleh Humas UIN Datokarama bahwa mereka para akademisi UIN Datokarama yang menjadi khatib Idul Fitri di berbagai wilayah dan daerah yaitu :Dr Sahran Raden Ketua LP2M UIN Datokarama menjadi Khatib pada Sholat Idul Fitri yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Palu di Lapangan Vatulemo.

Professor Zainal Abidin menjadi Khatib Idul Fitri di Lapangan Upacara Universitas Tadulako Palu. Dr Ubadah Yasin menjadi Khatib Idul Fitri di Masjid Besar Al-Hurriyah Tinambung, Sulawesi Barat.

Kemudian Dr Faisal Attamimi menjadi Khatib Idul Fitri di Masjid Jabal Nur Kompleks BTN Citra Pesona Indah Kota Palu. Berikutnya, Fatharany M.M menjadi Khatib Idul Fitri di Masjid Azzikra Jalan Dewi Sartika Kota Palu.

Selanjutnya, Dr Hilal Malarangan sebagai Khatib Idul Fitri di Masjid Baiturrahman Palu Barat. Kemudian, Dr Moh Arfan Hakim Khatib di Masjid An-Namirah BTN Palupi Kota Palu.

Selain para tokoh tersebut, masih banyak lagi akademisi dan intelektual muslim UIN Datokarama yang bertindak sebagai khatib Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026.

Mereka tidak hanya di masjid-masjid besar di pusat Kota Palu, para akademisi ini juga tampak tersebar hingga ke wilayah terpencil di kabupaten-kabupaten tetangga. Kehadiran mereka disambut hangat oleh warga yang merindukan pencerahan dari para pakar yang kompeten.

Konteks ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang ingin memastikan bahwa pesan Idul Fitri tahun ini adalah tentang harapan. Akademisi harus hadir memberikan solusi bagi kegelisahan umat melalui mimbar yang menyejukkan.

Hadirnya akademisi UIN Datokarama tentu sangat membantu dalam melakukan edukasi publik secara persuasif melalui pendekatan keagamaan yang moderat dan cerdas.****

Sumber: Humas UIN Datokarama

Bagikan post ini