Palu (UIN Datokarama) — Pelaksanaan hari kedua Pelatihan Entrepreneurship Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUAD) UIN Datokarama Palu berlangsung pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Ruang Borang/Visitasi FUAD. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian penguatan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan dalam bidang kewirausahaan serta literasi keuangan.
Pada hari kedua, para peserta mengikuti lanjutan modul Associate Wealth Planner Syariah (AWPS) sebagai penguatan kompetensi perencanaan keuangan berbasis syariah. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan Edukasi Pasar Modal Aman dan Bertanggung Jawab dalam rangka mendukung Program Literasi dan Inklusi Keuangan Sulawesi Tengah Tahun 2026.
Materi edukasi pasar modal disampaikan oleh Putri Irnawati, Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulawesi Tengah. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya pemahaman investasi yang aman, legal, dan bertanggung jawab di tengah pesatnya perkembangan industri keuangan digital.

Pelatihan ini menjadi langkah strategis bagi Fakultas Ushuluddin dan Adab, mengingat FUAD tercatat sebagai fakultas pertama di lingkungan UIN Datokarama Palu yang melaksanakan pelatihan bersertifikasi berbasis kompetensi keuangan bagi dosen dan tenaga kependidikan. Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan Perjanjian Kinerja antara para Dekan dan Rektor UIN Datokarama Palu yang menekankan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan yang diselenggarakan oleh lembaga profesional dan tersertifikasi.
Rangkaian kegiatan hari kedua ditutup dengan penyerahan Sertifikat Associate Wealth Planner Syariah (AWPS) kepada seluruh peserta oleh Dekan FUAD UIN Datokarama Palu, Dr. H. Sidik, M.Ag, yang didampingi oleh Founder Hannah Asa Indonesia, Mardiyah, AWP., QWP., CFP., AEPP., QLP.
Dalam sambutan penutupnya, Dekan FUAD menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Hannah Asa Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Bursa Efek Indonesia (BEI) atas dukungan dan kolaborasi selama dua hari pelaksanaan pelatihan. Ia juga menegaskan bahwa kerja sama antara FUAD dan Hannah Asa ke depan diharapkan dapat diperluas, tidak hanya dalam bidang pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, tetapi juga mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Founder Hannah Asa Indonesia, Mardiyah, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu membangun pola pikir perencanaan keuangan yang terstruktur, bertanggung jawab, dan sesuai dengan prinsip syariah. Melalui pendekatan digital dan materi yang aplikatif, ia berharap para dosen dan tenaga kependidikan FUAD UIN Datokarama Palu tidak hanya mampu mengelola keuangan secara pribadi, tetapi juga menjadi motor penggerak literasi keuangan syariah di lingkungan akademik dan masyarakat luas.
Sebagai bentuk komitmen tindak lanjut kerja sama tersebut, pada akhir kegiatan dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Dekan FUAD UIN Datokarama Palu dan Founder Hannah Asa Indonesia, serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Ketua Jurusan Sejarah dan Perpustakaan, Dr. Hj. Surni Kadir, dengan Founder Hannah Asa Indonesia.
Sebagai informasi, Associate Wealth Planner Syariah (AWPS) merupakan program pelatihan perencanaan keuangan berbasis syariah yang dilaksanakan secara digital melalui platform iOS dan Android, serta menjadi pathway menuju sertifikasi profesional Qualified Wealth Planner (QWP), Registered Financial Planner (RFP), dan Certified Financial Planner (CFP) di bawah naungan Financial Planning Standards Board (FPSB) Indonesia.

Melalui pelaksanaan hari kedua pelatihan ini, diharapkan dosen dan tenaga kependidikan FUAD UIN Datokarama Palu semakin siap menghadapi tantangan transformasi digital serta mampu meningkatkan literasi keuangan, profesionalisme, dan kemandirian dalam menjalankan peran di lingkungan perguruan tinggi.
(HUMAS FUAD)




