DEKAN FASYA UIN DATOKARAMA PALU RESMI LEPAS PESERTA MAGANG MBKM KE TIGA LEMBAGA MITRA

Palu – Fakultas Syariah UIN Datokarama Palu melaksanakan kegiatan Pembekalan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bagi mahasiswa peserta magang semester genap Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu, 24–25 Februari 2026, bertempat di ruang meeting room lantai 2 Gedung Fakultas Syariah, ini merupakan pelaksanaan Magang MBKM angkatan ke II. Pembekalan ini diikuti oleh 12 mahasiswa semester VI dari empat program studi yang telah dinyatakan lolos seleksi. Kegiatan tersebut bertujuan membekali mahasiswa dengan kesiapan mental, administratif, dan teknis sebelum terjun langsung ke dunia kerja melalui program magang MBKM.

Adapun pemateri yang hadir berasal dari internal kampus dan pimpinan Fakultas Syariah. Jusmiati, S.Psi., M.Psi., dosen Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Islam, menyampaikan materi tentang Kecerdasan Emosional dan Daya Adopsi di Dunia Kerja. Selanjutnya, Wahyuni, S.H., M.H., membawakan materi Teknik Laporan Magang, serta Nursalam Rahmatullah, S.H.I., M.H., menyampaikan materi Teknik Persuratan.

Ke-12 mahasiswa tersebut akan melaksanakan magang selama 100 hari kerja atau kurang lebih empat bulan, terhitung mulai 2 Maret hingga Juli 2026. Mereka akan ditempatkan di tiga lembaga, yakni Lembaga Fatwa Center Masjid Istiqlal Jakarta, Pengadilan Agama Palu, dan Pengadilan Negeri Kelas IA Palu.

Setelah rangkaian pembekalan selesai, Dekan Fakultas Syariah, Mayyadah, Lc., M.H.I., secara resmi melepas para peserta magang dengan menyematkan tanda pengenal yang turut disaksikan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. H. Ahmad Arief, Lc., M.H.I, Ketua Jurusan dan para koordinator program studi.

Dalam sambutannya, Dekan berpesan agar para mahasiswa memanfaatkan kesempatan magang dengan sebaik-baiknya, memberikan kinerja terbaik, serta menjaga nama baik institusi. Ia menekankan pentingnya membangun integritas, etika, dan jaringan komunikasi selama berada di lokasi magang. Menurutnya, kehadiran mahasiswa tidak hanya merepresentasikan diri pribadi, tetapi juga membawa nama baik universitas.

Bagikan post ini