Biro HKP dan BMBPSDM Siapkan Pelatihan Kehumasan Berbasis MOOC Pintar

Jakarta (Kemenag) — Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) bersama Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM  (BMBPSDM) Kementerian Agama jalin sinergi dalam penyelenggaraan pelatihan pengembangan SDM kehumasan berbasis MOOC Pintar. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas aparatur di bidang komunikasi publik yang adaptif terhadap perkembangan media dan kebutuhan layanan informasi masyarakat.

Kerja sama ini untuk menghadirkan pelatihan kehumasan yang dapat diakses secara luas oleh ASN di lingkungan Kementerian Agama, baik di tingkat pusat maupun daerah. Melalui platform MOOC Pintar, pembelajaran dirancang fleksibel, terstruktur, dan berkelanjutan, sehingga ASN humas tetap dapat meningkatkan kompetensi tanpa meninggalkan tugas pelayanan.

“Salah satu tugas kami adalah melakukan pembinaan di bidang kehumasan. Kami jalin sinergi dengan BMBPSDM agar proses pembinaan bisa dilakukan secara massif, efisien, dan berkelanjutan dengan memanfaatkan media digital. BMBPSDM sudah punya fasilitas MOOC Pintar, ini yang kita maksimalkan,” terang Kepala Biro HKP Thobib Al Asyhar di Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Pada tahap awal, lanjut Thobib, pihaknya telah menyusun tujuh modul dan video pembelajaran. Tujuh modul itu terkait dengan aspek kebijakan kehumasan, strategi komunikasi kehumasan Kementerian Agama, pengembangan karir pranata humas, penulisan berita, fotografi, videografi, dan desain grafis.

“Tujuh materi ini sudah siap diintegrasikan ke MOOC Pintar. Kami juga akan terus melakukan pengembangan, terutama pada kompetensi teknis dan substantif, baik dalam bentuk modul maupun video pembelajaran,” jelasnya.

“Kami akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan BMBPSDM guna mematangkan substansi materi, skema pelatihan, serta mekanisme pelaksanaannya,” lanjutnya.

Ke depan, Biro HKP dan BMBPSDM akan terus menyempurnakan konsep dan kurikulum pelatihan agar selaras dengan kebijakan pengembangan SDM Kementerian Agama. Melalui kolaborasi ini, diharapkan terbangun ekosistem pembelajaran kehumasan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan informasi kepada masyarakat.

Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) SDM Pendidikan dan Keagamaan Kementerian Agama Mastuki mengatakan, penguatan SDM kehumasan merupakan kebutuhan strategis organisasi. Menurutnya, humas memiliki peran penting dalam membangun citra kelembagaan serta menjaga kepercayaan publik terhadap Kementerian Agama.

“Pengembangan kompetensi humas harus dilakukan secara sistematis dan terencana. Melalui kerja sama ini, kami ingin menghadirkan pelatihan yang relevan dengan tantangan komunikasi publik saat ini, sekaligus mudah diakses oleh seluruh ASN,” ujarnya.

Rencana pelatihan yang dikembangkan mencakup penguatan kemampuan penulisan berita dan siaran pers, storytelling, pengelolaan media sosial, copywriting, hingga keterampilan pendukung seperti fotografi dan produksi konten audiovisual. Materi disusun berbasis kebutuhan lapangan agar dapat langsung diterapkan dalam pelaksanaan tugas kehumasan.

Sumber: Menag RI

Bagikan post ini